INOTEK – Innovator Forum 2016
20/06/2016
Tips Seleksi Wawancara LPDP
29/06/2016

Saat ini LPDP merupakan lembaga pemberi beasiswa yang sangat populer di Indonesia karena kinerjanya yang sangat baik dalam pengelolaan dana beasiswa. Tidak sedikit putra-putri negeri yang ingin mendapatkan beasiswa ini guna melanjutkan sekolahnya ke jenjang master atau doktor baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ada beberapa tahapan dalam mendaftar beasiswa ini salah satunya adalah tahapan seleksi administrasi yang mana pelamar diminta untuk mengirimkan berkas-berkas pendukung dan membuat beberapa essay. Berikut ini adalah beberapa tips mengenai seleksi administrasi LPDP terutama essay.

  1. Pastikan semua persyaratan administrasi sudah lengkap, cek kembali persyaratan yang diminta seperti surat keterangan sehat, SKCK, rekomendasi, Ijazah, TOEFL atau IELTS, dll (persyaratan lengkap bisa dilihat di website LPDP http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/). Walaupun ini masih tahap administrasi namun jangan anggap sepele tahapan ini karena apabila dokumen yang dikirimkan tidak lengkap maka dewan juri akan dengan mudah mengeliminasi pelamar.
  1. Dalam bagian prestasi mungkin sebagian dari kita memiliki prestasi yang sangat banyak apabila dikumpulkan dari SD sampai perguruan tinggi mungkin sudah terlalu banyak namun cobalah untuk tidak mencantumkan prestasi yang tidak relevan seperti misalkan juara 1 lomba makan kerupuk tingkat RT atau balap karung tingkat desa. Cukup cantumkan prestasi yang paling terkini misalkan selama menempuh pendidikan S1 atau bisa juga prestasi yang paling membanggakan dan berhubungan dengan perkuliahan yang dapat mendukung kelulusan. Sebagai contoh kalau mau kuliah di jurusan teknik elektro cobalah cantumkan prestasi yang pernah didapatkan yang ada hubungannya dengan jurusan tersebut seperti misalkan lomba robotik dll. Pada dasarnya semua prestasi bisa juga di cantumkan dalam CV hanya saja sebaiknya kita bisa memikirkan prestasi mana yang memang relevan yang dapat ditunjukan kepada dewan juri sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada kita sebagai calon penerima beasiswa.
  1. Pelamar juga diwajibkan untuk menuliskan essay mengenai “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya”, “Sukses Terbesar dalam Hidupku”, dan rencana perkuliahan. Essay ini sangat berpengaruh dalam menentukan kelulusan pelamar. Hal tersebut akan sangat terasa ketika pelamar sudah lolos tahapan administrasi dan lanjut ke tahap tes substansi yang di dalamnya terdapat test wawancara, Leaderless Group Discussion (LGD), dan essay on the spot. Pada tahapan wawancara pelamar akan di tanyai mengenai rencana perkuliahan, kepemimpinan dan lain-lain yang kebanyakan pertanyaanya berasal dari essay yang pelamar buat. Oleh karena itu, pastikan pelamar menulis essay secara mandiri, ceritakan apa adanya dan jangan berbohong. Kejujuran sangatlah penting disini apabila pelamar mencoba untuk mengarang cerita di dalam penulisan essay dengan harapan mendapat nilai yang lebih baik, maka bersiap-siaplah untuk ditolak karena di lingkungan dewan juri terdapat tim psikolog yang dapat mengkonfirmasi apakah essay yang dibuat sesuai dengan kenyataan atau tidak melalui wawancara. Cek berulang kali, minta tolong teman untuk memeriksa tulisan dan konten isinya. Cobalah untuk melihat sasaran dari LPDP seperti “Sasaran pelamar BPI Program Magister dan Doktoral adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat…” (http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/) dari situ kita bisa mendapatkan gambaran pelamar seperti apa yang dicari oleh LPDP sehingga di dalam essay kita dapat menekankan pada bagian-bagian dari pengalaman kita yang sesuai dengan sasaran LPDP.
  1. Sebelum mendaftar anda juga perlu memilih universitas tujuan yang terdapat dalam list LPDP. Pastikan universitas yang anda tuju berada dalam list tersebut karena akan memudahkan anda untuk menjustifikasi bahwa pendidikan yang kan anda dapatkan nanti memang berkualitas. LPDP menentukan list universitas tersebut berdasarkan lembaga perangkingan universitas dunia seperti Times Higher Education (THE) dan QS world Ranking. Namun apabila anda tidak memiliki pilihan lain untuk kuliah di universitas yang tidak termasuk kedalam list LPDP, anda dapat memberikan justifikasi di dalam rencana studi anda dengan menjabarkan alasan kenapa anda memilih universitas tersebut, mungkin karena jurusan anda yang sangat spesifik dan hanya berada di universitas tertentu di dunia.

Demikianlah sedikit tips tahapan administrasi beasiswa LPDP semoga bermanfaat dan dapat memberikan sedikit gambaran mengenai seleksi administrasi LPDP. Terima kasih.

By Jeffry Darmawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now