10 Hal yang Biasa Dilakukan oleh Pelajar Indonesia Saat Studi di Luar Negeri
23/09/2015
Seminar GPL di Purwokerto: “Kedaulatan Pangan: Harga Mati!”
04/10/2015

Semarang [MITI KM News] – Pada Bulan September yang lalu, ketua MITI KM Achmad Fahmi Basyaiban melakukan kunjungan kepada pengurus MITI KM di wilayah Semarang. Dalam pertemuan tersebut hanya dihadiri oleh Nasrun (Korwil JADIY), Reza (Staf HLN), Astri (Staf RIPI) dan Qodry (Panitia GPL). Pertemuan berlangsung meriah meski hanya “nongkrong” bersama di depan masjid kampus UNDIP, Semarang. Awal perbincangan kami diawali dengan kabar tiap individu, kemudian masalah yang dihadapi internal pengurus, lalu lanjut ke departemen masing – masing hingga GPL. Pertemuan terbatas ini kami manfaatkan untuk koordinasi GPL yang tinggal menghitung hari. Mengingat koordinasi kami yang lebih dominan di dunia maya, maka pertemuan kali ini kami manfaatkan lebih banyak untuk membahas GPL Kota Semarang.

Presentation1

Perlu diketahui bersama bahwa GPL yang digagas MITI KM ini juga akan diadakan di Semarang. Jika pelaksanaan tanggal 18 oktober terwujud, maka tahun ini adalah tahun kedua bagi Kota Semarang dalam melaksanakan GPL. Tahun ini akan ada 10 kota di Indonesia yang berpartisipasi dan kota Semarang merupakan representasi dari Propinsi Jawa tengah. Bravo Semarang, Bravo GPL. Go Pangan Lokal, Gue Banget!!

Ramah Tamah bersama Pengurus RnB UNDIP

Bak sebuah kapal dengan beragam penumpangnya, saat mendekati pulau pasti memerlukan pelabuhan sebagai tempat berlabuh. Begitulah yang terjadi di Semarang, di sela-sela kunjungan Ketum MITI KM ke UNDIP, Semarang, langsung mampir ke sekretariat RnB. Dalam kesempatan ini, MITI KM berserta RnB fokus membahas talkshow pangan lokal.

Pertemuan 30 menit tersebut kami optimalkan dengan sebaik – baiknya. Dan talkshow pun berhasil dirumuskan dengan keputusan kedua belah pihak yaitu pada tanggal 11 Oktober 2015. Kami bertekad akan menjadikan talkshow ini semeriah mungkin dan dijadikan penjaringan partisipan dalam agenda puncak LFD (Local Food Day) 18 Oktober mendatang.

Di akhir pertemuan ini, kami tutup dengan “daily culture” sesi dokumentasi alias foto–foto sebagai kegiatan wajib di semua acara. Setelah foto–foto kami makan bersama dengan nuansa kekeluargaan yang santai dan penuh canda tawa. [NSR/MIF]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now