PENGUMUMAN PESERTA LOLOS SELEKSI YOUTH CONNECTION 2017
24/05/2017
Perkuat Jaringan Kerjasama dan Silaturahim, MITI KM lakukan Roadshow Konsolidasi ke 30 Kelompok Studi Universitas (KSU) di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
28/05/2017

Apakah jubah tembus pandang Harry Potter benar-benar ada? Bukankah Harry Potter merupakan film fantasi saja? Penjelasan ilmiah tentang hal tersebut dibahas tuntas pada program diskusi online “Share with Us” atau disingkat SWU yang diselenggarakan Departemen RIPI( Riset Interdisipler dan Pemberdayaan IPTEK). Rasa penasaran akan hal-hal yang terlihat ajaib dijawab  secara ilmiah melalui SWU yang bertema “Teknologi Metamaterial” oleh narasumber yang ahli di bidangnya. Departemen RIPI MITI KM menghadirkan Hadi Teguh Yudistira atau akrab disapa Bang Hadi yang merupakan seorang dosen teknik mesin  di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Selain itu, Bang Hadi merupakan Advisory Panel Members of Journal of Physics D: Applied Physics.

SWU yang diselenggarakan perdana di tahun ini, yakni pada hari Sabtu, 20 Mei 2017, menyedot banyak peminat. Alhasil, yang bergabung dalam grup diskusi via Whatsapp mencapai 215 peserta.  Diskusi yang dipandu oleh Dwini, staf departemen RIPI berlangsung dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi.  Di awal diskusi pembicara menjelaskan tentang teknologi metamaterial yang merupakan  struktur metal kecil dengan ukuran tertentu yang sesuai dengan daerah kerja frekuensinya. Struktur metal itu dibuat secara periodik dan difabrikasi pada bahan dielektrik (bahan bukan konduktor). Dengan struktur metal yang periodik ini yang bisa mengatur properti dari material tersebut bagian properti gelombang elekromagnetik. Aplikasi metamaterial ini sangat banyak, seperti perfect lense, alat sensor, invisible cloaking (jubah tembus pandang), pesawat siluman, dsb. Dengan kita mengatur struktur metal yang periodik pada permukaan dielektrik, maka kita bisa mengatur propertinya.  Untuk kasus invisible cloaking dibuat dengan mencegah cahaya datang ke mata sehingga  tidak ada informasi cahaya pantulan dan akhirnya kita tidak bisa  melihat.  Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta sangat bersemangat untuk mengajukan berbagai pertanyaan kepada Bang Hadi sampai waktu diskusi berakhir. Peserta bertanya mengenai cara memproduksi, aplikasi metamaterial di berbagai bidang, seperti bidang militer, energi, pertanian, serta pertanyaan lainnya. Kemudian ada peserta diskusi yang menyoroti tentang nanomaterial  yang sedang ramai dibahas dalam dunia teknologi Indonesia dan mempertanyakan persamaan antara metamaterial dengan nanomaterial. Bang Hadi mengawali jawaban dengan mendefinisikan nanomaterial yang merupakan semua aktivitas merekayasa material sampai ukuran nano. Maka sampel metamaterial bisa dikatakan bagian dari nanomaterial. Namun, tidak seuma metamaterial dapat dikategorikan sebagai nanoaterial, karena untuk metamaterial di bagian microwave, ukuran sel unitnya masih mikro meter. Selain itu, Bang Hadi juga membagikan beberapa jurnalnya yang membahas metamaterial kepada peserta diskusi.

SWU#1 yang berlangsung pukul 20.00-22.00 WIB ini menjelaskan hal yang dilihat begitu ajaib dan hanya terjadi di dunia khayalan dapat dijelaskan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini terlihat ajaib, karena perkembangan teknologi metamaterial belum familiar di kalangan masyarakat Indonesia.  Dengan demikian pelaksanaan SWU ini diharapkan dapat menjadi wadah memperkaya khazanah keilmuan masyarakat, terkhusus pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Untuk itu,  Departemen RIPI MITI KM menampung keinginan dan aspirasi teman-teman untuk SWU selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now