JADIY Berkibar, Semangat Tebarkan Kebaikan
30/09/2017
Tips Wawancara Beasiswa
08/10/2017

Narasumber :

Masyita Retno Budiati Kiraman, S.Si., M.Sc.

(Mahasiswa Doktoral Tohoku University, Japan; Awardee of Monbukagakusho Scholarship)

Jepang yang merajai dunia mejadi daya tarik para pelajar yang ingin berkarier di bidang teknologi. Jepang juga berhasil menarik hati para remaja melalui seni anime, manga, dan kawasan harujuku-nya yang sangat menarik pula bagi para pecinta seni.Pada daftar peringkat pendidikan internasional 2013, Jepang  berada di posisi teratas bersama negara Finlandia. Selain itu perlu juga kita ketahui bahwa Jepang adalah salah satu negara yang teknologi nya maju dan berkembang pesat jika dibandingkan dengan beberapa negara berkembang lainnya yang salah satunya Indonesia. Inilah salah satu alasan mengapa banyak pelajar Indonesia menjadi kan Jepang sebagai salah satu negara tujuan untuk melanjutkan studi. Selain itu, budaya, keramahan warga lokal dan tingkat kriminalitas yang ada di Jepang membuat para pelajar tertarik untuk Studi ke sana.

Berbicara tentang system pendidikan yang ada di Jepang itu sangat menarik karena secara umum universitas di Jepang baik swasta maupun negeri menawarkan kualitas  yang sama baiknya seperti dana penelitian ataupun kualitas ahlinya. Jepang banyak menawarkan  beasiswa studi yang bisa kita dapatkan untuk melanjutkan pendidikan seperti Monbukagakusho, ADB, dll.

Buat kalian yang ingin melanjutkan pendidikan di Jepang dan berharap bisa mendapatkan beasiswa , kalian harus mempunyai tujuan yang jelas mau belajar apa di Jepang, mau berbuat apa setelah sampai di sana.  Buat sebaik mungkin motivation letter, research plan dan penjelasan tentang field kalian. Jelaskan dengan sebaik mungkin, buat orang yang baca bisa langsung mengerti tanpa harus ngomong langsung dengan kita. Buat dalam point dan steps untuk research plan dan abstract of Field. Kalau motivation letter usahakan kalian mempunyai alasan setelah studi dan mendapatkan beasiswa apa kontribusi kita untuk Indonesia karena ini merupakan salah satu bahan pertimbangan kita sebagai pelamar  beasiswa. Analoginya, saya sebagai pemberi beasiswa , saya tentunya tidak ingin memberi  beasiswa kepada sembarangan orang yang tidak tahu mau ngapain nantinya setelah tiba di Jepang.

Sedikit gambaran tentang point pertimbangan atau penilaian untuk bisa lolos beasiswa studi di Jepang adalah:

  • Usahakan research plan nya berhubungan dengan Laboratorium yang dituju. Tidak masalah jika berbeda dengan skripsi kita sewaktu S1, tapi proposal yang kita ajukan usahakan sejalan dengan penelitian di Laboratorium. Ini juga perlu diperhatikan ketika email dengan calon supervisor.
  • Untuk kasus Monbukagakusho U to U, LoA dari professor di Jepang sangat berpengaruh terhadap kelulusan peserta.
  • Hasil tes yang dilakukan pihak kampus ataupun pihak pemberi beasiswa biasanya terdapat tes tertulis dan wawancara.

Untuk program  by Course dan by Research, Apakah kita harus menghubungi  Professor di Jepang?

Professor sebenarnya sebagai pembimbing kita nantinya, jadi untuk teman-teman baik dari sains, teknik yang kebanyakan mengambil by research sedangkan yang dari social itu kebanyakn mengambil by Course tetap butuh yang namanya Professor (Supervisor) yang mesti kita hubungi sebelumnya. Peran seorang professor sangat penting buat seorang mahasiswa. Analoginya seperti orang tua nantinya setelah sampai di sana. Seorang professor bisa bertanggung jawab atas kehidupan mahasiswanya selama di sana, sebab mereka yang menyetujui kita untuk lanjut ke Lab. Nya. Jadi, teman-teman jangan heran ketika mendengar professor jepang ada yang membantu mahasiswa yang mereka panggil ke Jepang baik dari dana penelitian, biaya hidup salama di sana atau bahkan tiket pesawat.

Ada beberapa tipe cerita yang mungkin terjadi bagaimana seorang mahasiswa bisa mendapatkan Professor di Jepang di antaranya bisa seperti ini:

  • Ada yang dikenalkan oleh dosen atau pihak universitas mereka sewaktu S1/S2. Bisa juga dari lingkungan saat bekerja.
  • Ada yang bertemu di sebuah konferensi, mereka ngobrol dan akhirnya bertukar kontak.
  • Dapat rekomendasi dari alumni atau kenalan mereka yang sekolah di Jepang.
  • Langsung email professor yang dituju. Kontaknya bisa dilihat dari paper ataupun jurnal penelitian beliau atau dari list professor yang ada di website Lab. Atau jurusan yang akan kita tuju.

あたまのおおきいひとはうんがい

Atama no ookii hito wa un ga ii

“Masa depan (yang baik) hanya untuk orang yang optimis”

Diulas oleh:

Jamaluddin (Staff Hubungan Luar Negeri MITI KM)

#Study In Japan

#IDM 08

#HLN

#MITIKM

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now