MITI PAPER CHALLENGE
21/11/2013
Monitoring dan Evaluasi Hibah MITI 2013 di Kabupaten Serdang Bedagai
26/11/2013
Pembicara, Bapak Dr. Eng Agus Haryono dari Pusat Penelitian Kimia - LIPI

Pemateri, Bapak Dr. Eng Agus Haryono
dari Pusat Penelitian Kimia – LIPI

Bogor [MITI KM News] – Tumpukan sampah plastic sintetik berbahan dasar minyak bumi di Indonesia menjadi salah satu penyebab masalah pencemaran lingkungan karena diperlukan jangka waktu yang sangat lama untuk menguraikan bahan tersebut. Program 3R (Reuse, Reduce, recycle) di rasa masih kurang efektif dalam menangani masalah klasik ini. Solusi alternatif yang banyak dikembangkan di  berbagai belahan dunia saat ini adalah penggunaan bioplastik sebagai pengganti konsumsi plastic sintetik di kalangan masyarakat. Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah sangat potensial untuk mengembangkan bioplastik ini. Pada dasarnya bioplastik terbagi menjadi 2, yaitu biobased dan additive based. Pada biobased sumber karbon dalam pembentukan plastik sepenuhnya terbuat dari bahan terbarukan, seperti pati dan minyak nabati, sedangkan additive based menggunakan sumber karbon dari minyak bumi hanya saja ditambahkan bahan kimia yang dapat mempercepat degradasi plastik, seperti oxo-degradable (bahan yang dapat memicu degradasi oksidatif). Namun, perlu diingat bahwa bioplastik bukan berarti harus biodegradable (mudah terdegradasi oleh mikrorganisme tertentu, seperti bakteri dan jamur) ataupun compostable (mudah diolah menjadi kompos). Contoh bioplastik yang biodegradable seperti rigid polyurethane foam (RPUF) sedangkan contoh bioplastik yang compostable seperti poli asam laktat (PLA).

Salah seorang peserta bertanya kepada pemateri

Salah seorang peserta bertanya kepada pemateri

Kendala yang masih dihadapi saat ini adalah masih tingginya biaya produksi bioplastik dibandingkan produksi/daur ulang plastic sintetik. Semoga pemerintah terus mendukung penelitian dan pengembangan terkait bioplastik sehingga bioplastik dapat diproduksi dalam skala besar dan diaplikasikan secara luas di masyarakat. [NSS-MIF]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now