Pengumuman Lolos Open Recruitment MITI KM 2016
25/11/2015
Inilah 5 Cara Mudah Ke Luar Negeri Untuk Mahasiswa
07/12/2015

Depok [MITI KM News] – Gema Islam Teknik (GISTEK) merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menyiarkan Islam di Fakultas Teknik UI, yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali. GISTEK 2015 membawa tema “Enlighten People with Islam in the light of sCience (EPIC)” sehingga dalam kegiatan syiarnya dibalut dengan nuansa keilmuan. Salah satunya yaitu Seminar Ilmiah Nasional (Semilnas) yang diselenggarakan sebagai penutup sekaligus puncak acara. Semilnas GISTEK bertema “Bertaqwa dengan Ilmu, Berilmu dengan Taqwa”.
20151120_174123Pada seminar ini, panitia menghadirkan 2 narasumber ahli, yaitu: Dr. Edi Sukur, M.Eng (Sekjen MITI) dan Prof. Dr. –Ing. Misri A. Gozan, M. Tech (Guru Besar Departemen Teknik Kimia UI). Dalam pemaparannya, Edi Sukur menyampaikan “Begin with the end in mind (Steven Covey)”.  Ini  merupakan suatu mind set yang sesungguhnya telah muncul dlm Islam dari hadist “Innamal a’malu bin niyat”, bahwa sesuatu yang kita lakukan berdasarkan tujuan akhir yang ingin kita capai. Tujuan umat muslim sesungguhnya lebih dari sekedar sukses di dunia, melainkan juga sukses di akhirat. Jika tujuan kita adalah sukses di akhirat, maka segala yang kita lakukan semasa hidup (dalam tujuan hidup) akan difokuskan kesana. Permasalahan yang masih ada hingga saat ini adalah, apakah mind set tujuan akhirat itu ada di pemikiran semua muslim Indonesia?

Adapun Prof Misri dalam penyampaian materinya mengulas tentang sejarah dan fenomena kekinian. Pandangan awam: Islam itu tertinggal, islam itu tidak sejalan dengan teknologi. Fakta sejarah ilmu pengetahuan, oleh George Sarton menunjukkan bahwa masa kejayaan Islam merupakan masa kejayaan yang lama, yaitu selama 800-1800 Masehi (10 abad). Dibandingkan dgn kejayaan bangsa lain (Yunani, Cina, India) yang rata2 hanya 200 tahun. Pada masa Dark Age di Eropa, justru Islam sedang ada pada masa kejayaannya, lalu dari mana pandangan “Islam tertinggal” diperoleh? Kejayaan Islam tidik mencelakai negara lain, faktanya justru Islam menumbuhkan kesempatan belajar, berdirinya universitas terbuka baik utk muslim & non-muslim. Peran insinyur, Q.S. Al Kahf (18) ayat 95-96. Harus punya prinsip yang teguh dan berani. Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya, termasuk otak (intelegensi). Berbagai ilmuan memperoleh ilmu dan pengetahuan karena niat dan hasrat berpikir yang kuat. Platform hidup kita sudah dan harus jelas, yakni Islam. Jika masih ada orang yang belajar Islam namun tampak malas, berbuat dosa, dan lain sebagainya, pada orang itu ada yang salah dlm proses belajarnya. [UUS/MIF]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now