MITI KM Hadiri Penganugerahan dan Pameran Inovasi Teknologi Kota Malang 2017
01/11/2017
How to get DAAD Scholarship
07/12/2017

Apa itu Personal Statement?

Personal Statement adalah jenis essay yang ditulisan sebagai salah satu kelengkapan mendaftar di mayoritas kampus luar negeri, tidak seperti tes masuk kuliah pascasarjana di Indonesia yang menggunakan metode 3 lapis seleksi : Seleksi Administrasi, Tes Tulis dan Wawancara, mayoritas kampus luar negeri mensyaratkan adanya suatu essay yang disebut personal statement.

Walaupun sebagian kampus masih mensyaratkan adanya interview via media seperti skype, personal statement ini menjadi berkas kunci dalam penentuan penerimaan mahasiswa di kampus karena kampus dengan ini mendapatkan gambaran yang hampir menyeluruh mengenai diri si kandidat mahasiswa. Menuliskan Personal Statement memberikan kesempatan kepada kandidat untuk membedakan dirinya dengan kandidat lainnya dalam hal motivasi, kepribadian, visi hidup, rencana masa depan dan hal-hal lain yang tidak dimuat dalam berkas lainnya yang disyaratkan.

Kapan kita memulai penulisan personal statement ?

Penulisan Personal Statement untuk kuliah master dapat diansur bahkan semenjak masih kuliah S1, hanya saja sebelum benar-benar mengirimkan personal statement tersebut ke kampus target, kita perlu merevisinya kembali sebab mayoritas kampus memberikan point-point yang bagi mereka perlu dituliskan dalam personal statement kita.

Apa yang perlu ada dalam personal statement ?

Jika kita telah memiliki kampus target, maka pertama-tama rujuk terlebih dahulu laman web kampus pada point persyaratannya. Biasanya kampus memberikan beberapa keterangan tentang masing-masing persyaratan termasuk pada Personal Statement, nah, point-point inilah yang perlu benar-benar kita perhatikan.

Diantara informasi yang perlu dijelaskan dalam personal statement adalah :

  1. Kenapa kita memilih negara, kampus dan jurusan berkenaan. Alasan yang didukung oleh data statistik dan fakta serta opini tokoh akan sangat membantu. Adanya data ini akan memperkuat argument kita dan sekaligus membuktikan bahwa kita serius dalam proses aplikasi kuliah dan bahkan mengadakan penelitian mini untuk ini. Selain itu kita juga perlu berpendapat secara personal. Bila ada alumni kampus tersebut yang menjadi tokoh, inipun bisa menjadi satu penguat bagi kita dalam menjelaskan kenapa kita memilih kampus tersebut.
  2. Penjelasan mengapa kita sesuai untuk kuliah pada jurusan dan konsentrasi berkenaan, dalam penjelasan ini kita bisa menyertakan penjelasan tentang perjalanan akademik terbaru kita, dalam penelitian apa saja kita pernah terlibat, mengapa kita tertarik pada jurusan ini, adakah pengalaman yang menjadi latarbelakang bagi kita untuk kuliah pada jurusan tersebut.
  3. Bila ada hobi dan kegemaran yang dapat berhubungan dengan Pendidikan yang sedang kita lamar ini, maka jelaskan pula apa itu. Hobi seseorang juga menjadi perhatian dalam membaca kepribadian dan meramalkan derajad keberhasilan seseorang pada profesi tertentu. Jadi, bila kita merasa ada hobi dan akifitas yang disenangi disaat luang maka terangkan pula hal tersebut dalam personal statement
  4. Aktifitas Sosial yang pernah kita ikuti juga sangat penting disampaikan dalam personal statement ini, dari aktifitas social ini kampus bisa mengenal keterampilan sosial kita, bagaimana kepemimpinan dan kepedulian kita pada lingkungan , karena aspek ini menjadi elemen penting dalam kerja-kerja kelompok baik selama kuliah dan aplikasi setelah nanti menyandang nama alumni kampus tersebut.
  5. Jelaskan rencana masa depan kita dengan spesifik dan bagaimana kuliah yang akan diambil dikampus ini membantu kita mewujudkan rencana tersebut. Baik dari segi pembelajaran, nama besar kampus, jaringan yang dapat diperolah dan segala aspek lainnya yang menurut kita membantu terealisasinya mimpi itu.

Untuk memudahkan kita memahami personal statement secara menyeluruh, -walau setiap personal statement tentu pasti akan berbeda, tapi untuk melihat pola umum- ada baiknya sebelum menuliskannya, kita membaca 10 – 15 personal statement orang lain yang telah diterima dikampus tujaunnnya masing-masing.

Secara khusus, masing-masing kampus biasanya menentukan batas maksimal panjangnya personal statement  yang mereka minta, kampus tertentu bahkan menyediakan templet khusus.

Dalam penulisan personal statement, penggunaan kata ganti subjek pertama adalah digalakkkan, jadi menggunakan “I”, dan menghindari humor serta penjelasan yang berbelit serta menggunakan gaya penuturan yang santai. Untuk ketepatan ini, ada baiknya bila kita meminta tolong pada alumni atau mahasiswa yang telah lulus di kampus tujuan ini untuk merefisi personal statement kita, dan untuk keakuratan Bahasa, tidak rugi pula bila kita meminta review kepada dosen Bahasa, guru les dan orang yang lebih faham dengan Bahasa ingris daripada kita.

by Adnan Arafani, S.Pd. (Staff Ahli HLN 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now