Aksi Pemuda Jember: Ayo Konsumsi Pangan Lokal!
28/10/2017
Personal Statement Jalan Menuju Master Luar Negeri !
04/11/2017

Selasa (31/10) MITI KM mendapatkan undangan dari pemerintah kota Malang untuk menghadiri acara Penganugerahan dan Pameran Inovasi Teknologi Kota Malang tahun 2017. Acara yang berlangsung di Hotel Savana  Malang ini merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan Pemkot Malang untuk memberikan pengakuan dan apresiasi pada inovasi teknologi yang dikembangkan oleh pemuda pemuda kota Malang. Acara penganugerahan dan pameran inovasi teknologi ini merupakan bagian akhir dari rangkaian acara lomba inovasi teknologi yang sudah diselenggarakan sejak Februari lalu.

Menurut Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang sebagai penyelenggara acara, lomba inovasi teknologi tahun ini diikuti oleh 136 proposal yang terbagi menjadi 4 kategori. Kategori yang dilombakan antara lain Agribisnis, Energi, Teknologi Informasi dan Komputer (TIK), dan Lingkungan Hidup. Peserta lomba terdiri dari siswa, mahasiswa, dan umum yang berdomisili di kota Malang. Dari masing masing kategori dipilih juara 1,2 dan 3. Pemkot Malang bertekad akan mendukung para juara ini untuk dapat berkompetisi di tingkat Provinsi dan Kementrian.

Penghargaan dan apresiasi terhadap inovasi teknologi yang digagas oleh generasi muda merupakan hal yang perlu dilakukan pemerintah untuk meningkatkan minat dan semangat generasi muda untuk terus berinovasi.  Menurut Dr.Ir. Sri Setiawan, M.A Indonesia memiliki lulusan sarjana yang sangat besar, namun sebagian besar dari mereka enggan untuk berinovasi dan lebih memilih bekerja di kantor pemerintahan atau perusahaan. “Pemuda Indonesia sekarang harus mulai berpikir tentang menjadi Teknopreneur, enterpreneur yang menggunakan teknologi maju. PUSPIPTEK memiliki banyak layanan untuk mendukung ini, mulai dari laboratrium sampai inkubator teknologi. Silakan datang dan manfaatkan fasilitas ini. Sekarang kita sudah masuk pada MEA dan hambatan kita terletak pada bahasa dan skill.  MEA sekarang dikuasai oleh Thailand, padahal seharusnya Indonesia lebih berpotensi.” Ungkap Kepala PUSPITEK Kemenristek Dikti ini.

Walikota Malang Ir. H. Mochammad Anton dalam sambutannya menjelaskan permasalahan dalam penerapan inovasi teknologi ke masyarakat terletak pada pemasaran dan kepercayaan masyarakat yang masih kurang. “Seringkali saat sebuah teknologi diterapkan ke masyarakat, awalnya mereka mau menggunakan. Tapi lama kelamaan mereka kembali lagi ke cara lama (konvensional) karena hasil yang didapatkan tak sesuai harapan. Masalah pemasaran dan trust  di masyarakat untuk terus mau menggunakan teknologi ini harus kita pikirkan solusinya.” Ungkap beliau. Diharapkan dukungan pemerintah terhadap karya inovasi teknologi generasi muda tidak hanya berhenti sampai kompetisi saja namun terus berkesinambungan sampai dengan bagaimana teknologi ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now