Buka Berkah, Share Your Blessings
11/06/2018
National Youth Summit 2018
08/09/2018

Oleh: Muhamad Nikmatullah, S.Pd., M.Si (Awardee LPDP DN 2016, Universitas Indonesia).

Melanjutkan pendidikan ke lebih tinggi merupakan impian setiap pemuda, baik dalam negeri maupun diluar negeri. Melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi merupakan salah satu cita-cita bangsa sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 31 Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya. Salah satu bentuk dukungan dari pemerintah Indonesia kepada Para Pemuda yang mempunyai impian melanjutkan pendidikan adalah memberikan beasiswa studi yang sering dikenal dengan Beasiswa Magister & Doktor dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Lembaga pengelola dana pendidikan (LPDP) adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) untuk pembiayaan studi lanjut program magister, dokter spesialis dan doktoral dalam dan luar negeri, dalam rangka mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia.

Tujuan LPDP : untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan.

Sasaran: Sasaran Pendaftar BPI Program Magister dan Doktoral adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.

Terdapat bidang ilmu yang diprioritaskan : Teknik & Sains (selebihnya bisa di lihat di website)

PTN Tujuan : Mengalami pengurangan dari tahun sebelumnya. Untuk DN kurang lebih terdapat 193 prodi dari berbagai kampus dan berbagai strata S2 dan S3 . more info:  https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/wp-content/uploads/2018/05/Daftar-Perguruan-Tinggi-Dalam-Negeri.pdf

Apa saja program beasiswa LPDP yang dibuka?

  1. Beasiswa Reguler; Berbagai kalangan diperbolehkan daftar (umum)
  2. Beasiswa Disertasi; beasiswa khusus utk pendanaan tugas akhir (Tesis atau disertasi)
  3. Beasiswa Dokter Spesialis; beasiswa untk Dokter
  4. Beasiswa Afirmasi:
  • Beasiswa Daerah Tertinggal: utk daerah 3T
  • Beasiswa Alumni Bidikmisi Berprestasi
  • Beasiswa Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera
  • Beasiswa Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan, dan Keagamaan
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa PNS/TNI/POLRI
  • Beasiswa Santri
  • Beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan / Talent Scouting
  1. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI)*; dan
  2. Program Co-Funding.

Mulai tahun 2018 LPDP membuka kesempatan bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembiayaan beasiswa melalui mekanisme co-funding. Jika memilih mekanisme ini, penerima beasiswa akan bersama-sama membiayai pendidikannya dengan LPDP (sharing cost) dan dapat memberikan kesempatan lebih banyak beasiswa bagi putera-puteri terbaik bangsa yang lain.

Apa saja persyaratannya ?

Pada umumnya sama persyaratan setiap jenis program yang diambil, hanya saja terdapat dokumen khusus pada masing-masing  jenis program beasiswa.

Komponen apa saja yang didapat?

Komponen biaya yang didapat untuk LPDP tahun 2018 sama dengan 2017, Namun terdapat pengurangan komponen dibanding dengan tahun sebelumnya (tidak ada Biaya wisuda & family allowance untuk magister) namun untuk uang saku bulanan menjadi bertambah.

Bagaimana tahapan seleksinya (pendaftaran-SBK-Seleksi Substansi)?

Ada dua kategori tahapan seleksi beasiswa sebagai berikut:

  1. Kategori beasiswa reguler, Afirmasi Daerah 3T, Alumni Bidikmisi Berprestasi, Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera, serta Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan, dan Keagamaan:
  1. Kategori Beasiswa PNS/TNI/POLRI, Beasiswa Santri, dan Beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan / Talent Scouting:
  • Pendaftaran
  • Seleksi atau pengusulan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
  • Pendaftaran pada website LPDP
  • Seleksi Administrasi
  • Seleksi Berbasis Komputer
  • Seleksi Substansi

Kapan dan dimana pelaksanaannya?

  • Dalam Negeri: 7 mei – 8 juni 2018
  • Luar Negerei: 2 Juli – 21 September 2018 

Untuk tempat pelaksanaan Seleksi Berbasis Komputer dan Seleksi Substansi LPDP 2018, telah ditentukan kotanya oleh LPDP, Cek di website.

Bagaimana Tips & Triknya?

  1. Untuk tujuan Dalam Negeri, disarankan dapatkan LoA-Unconditional dulu karena akan menjadi nilai + dan ada keringanan toefl (475) mayoritas beberapa campus terdapat kebijakan untuk izin/ tunda kuliah max. 1 tahun sehingga hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurus seleksi LPDP dan sambil menunggu range waktu yang telah ditentukan untuk memulai perkuliahan.
  2. Sertakan dokumen penunjang seperti sertifikat-sertifikat penghargaan, pelatihan skill yang menunjang bidang studi atau sertfikat organisasi yang bergengsi juga bisa. Jangan lupa dibawa saat wawancara juga, agar menjadi bukti.
  3. Buat Essay yang relevan dan rasional sesuai dengan bidang yang menjadi tujuan.
  4. Kalau bisa ambil jurusan yg sesuai dgn pendidikan sebelumnnya, namun jk ingin mngmbil yg berbeda dgn jurusan sebelumnya boleh,namun harus memiliki reason yg kuat dan tidk terlihat krn utk kepentingan pribadi, libatkan utk kepentingan sosial masyarakat.
  5. Saat seleksi tahap SBK dan substansi usahakan memakai pakaian yang rapih sesuai dengan peraturan.
  6. Usahakan Surat rekomendasi didapat dari orang yang dekat dengan kita (tahu kekurangan & kelebihan kita), minimal jenjang S3 apalagi kalau sudah guru besar atau pejabat kampus (seperti rektor, dekan dll).
  7. Isian Data Online saat pendaftaran harus sesuai karena hal itu akan diklarifikasi atau ditanyakan kejujurannya saat wawancara, seperti isian prestasi, keikutsertaan organisasi dll, kalau bisa yang ada sertifikatya, karena nanti bisa dibawa saat wawancara (jadi bukti).
  8. Saat wawancara usahakan sejujur mungkin untuk menjawab dan menceritakan diri pribadi, dan harus rendah hati, jangan labil dan harus kuat mengutarakan alasan-alasan ketika ditanya kenapa harus ini harus itu dll tapi tetap harus terlihat tetap menerima saran saja (belajar seni oral persentation).
  9. Saat sesi LGD usahakan jangan terlihat dominan, artinya posisikan diri anda netral namun tetap kasih pendapat/ bersuara dalam forum, saat jawab pertanyaan juga jangan sampai terlihat labil.
  10. Tema essay on the spot biasanya isu terhangat, minimal 3 paragraf yang berisi pendahuluan/ latar belakang, Isi, dan penutup atau kesimpulan.

QUESTION AND ANSWER

Q: Program Co-founding itu seperti apa yah kak?

A: Untuk program Co-Founding merupakan program terbaru di LPDP, program ini merupakan program kerjasama dalam pembiayaan perkuliahan baik antara personal dengan LPDP atau lembaga/institusi dengan LPDP sehingga program beasiswa ini hanya untuk kategori yang sudah memiliki lembaga/insttansi yang siap bekerjasama.

 

Q: Kita mendaftar LPDP sebelum atau sesudah masuk universitas? Dan katanya LPDP sekarang harus mengantri karena kuota sangat banyak, seberapa lama menunggu nya kak?

A: LPDP hanya untuk yang belum masuk Universitas, artinya LPDP akan membiayai kita dari nol atau awal tidak dibolehkan saat sudah masuk atau dipertengahan dan untuk kuota sekarang mulai dibatasi.

 

Q: Apakah semua prestasi, pelatihan,  seminar, dll yang kita isi di online itu harus punya sertifikat nya kak? Soalnya ada beberapa pelatihan, seminar dan prestasi itu tidak menyediakan sertifikat.

A: Sertifikat hanya sebagai bukti nyata untuk isian Online nya baiknya disesuaikan dengan kenyataan, jika sertifikatya tidak ada silahkan berikan bukti lainnya bahwa kita pernah melakukan itu, yang jelas jangan sampai kita berbohong karena akan berakibat fatal. Team Psikolog mampu melihat kejujuran kita.

 

Q:

  • Untuk LPDP LN apakah  LoA diiperlukan dan berpengaruh terhadap nilai kemampuan bahasa asing? 
  • Mengenai dosen pembimbing di kampus tujuan, apakah diperlukan? Bagaimana kita mengetahui bidang ahli yang sesuai bidang kita sehingga dapat dijadikan dosen pembimbing?

A:

  • LoA yang memiliki nilai plus ialah LoA-Unconditional, untuk tujuan Dalam Negeri jika yang sudah memiliki LoA-Unconditional/sudah diterima dikampus syarat bahasa asing (TOEFL 475) minimal.
  • Untuk Tujuan DN, untuk sementara dosen pembimbing tidak dibutuhkan dalam seleksi LPDP, yang dibutuhkan adalah dosen pembimbing kita waktu S1 yang tahu tentang kita untuk memberikan surat rekomendasi.

 

Q: Seleksi berbasis komputer dan substansi bentuknya seperti apa?

A:  Seleksi Berbasis Komputer meliputi :

  • Tes Potensi Akademik;
  • Soft Kompetensi; dan
  • On the spot writing

 

Q:

  1. Salah satu program beasiswa LPDP tadi adalah Beasiswa Afirmasi . Nah di dalam beasiswa Afirmasi ada 5 points. Sementara saya termasuk di point 1, dan saya juga mendapat beasiswa Bidikmisi dan juga dari keluarga miskin.  Dari point tersebut yang mana lebih banyak peluang nya ketika kita mendaftar beasiswa LPDP ? 
  2. Apakah IPK berpengaruh saat kita mendaftarkan beasiswa LPDP ?

A:

  1. Kalau dari penjelasan diatas, menurut saya lebih dominan masuk Afirmasi Bidikmisi, dan untuk kuota Afirmasi lebih diprioritaskan.
  2. Berpengaruh sekali, karena IPK yang diminta sudah ditentukan pada masing-masing kategori beasiswa LPDP cek di web untuk melihat IPK masing-masing kategori yang dibutuhkan.

 

Q: Bagaimana cara atau tips dan trik dari kakak untuk mendapatkan ide yang cemerlang dan mudah didapatkan tanpa harus bingung terlebih dahulu untuk essay yang akan kita buat. Selain itu hal apa yang harus diperhatikan agar essay kita mendapatkan nilai plus?

A: Untuk mendapatkan ide kita harus sering baca dan up date berita tentang Indonesia, karena tidak jauh dari situ tema essay nya dan hal yang harus diperhatikan ialah Tata bahasa dan kerasionalan essay.

 

Q: Apakah mahasiswa S1 yang ingin melanjutkan ke S2 harus menunggu ijazah keluar atau sudah bisa mendaftar karena jadwal pendaftaran sudah dibuka?

A: Boleh menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL)

 

Q: Seumpama sudah menikah dan hamil ditengah studi, apakah bisa cuti dulu sementara? Terus bisa lanjut studi lagi? Kebetulan saya S1 bidikmisi, sekarang sudah menikah dan penghasilan suami InsyaAllah lumayan. Saya masuknya  kategori apa cocoknya kak?

A: Yang saya tahu Tidak boleh mba, karena studi S2 dan S3 itu tidak seperti S1 yang rutin harus stay namun bisa dikomunikasikan lagi oleh pihak LPDP sesuai kondisi. Untuk alumni Bidikmisi diberikan 2 tahun saja untuk daftar LPDP jarak setelah lulus.  Untuk kategorinya sebaiknya daftar yang Reguler krn sudah berpenghasilan juga.

 

Q: Tadi dikatakan jika memiliki sertifikat talent disertakan. Nah apakah sertifikat talent itu harus berkaitan dengan jurusan yang mau kita ambil nantinya di beasiswa LPDP?

A: Tidak harus yang berkaitan dengan jurusan kita ini hanya ingin melihat keaktifan kita dalam kampus.

 

Q:

  • Setelah melengkapi dokumen itu ada kayak pilihan univ. Mana yang akan dituju tidak kak ? Kalo ada, Pilihan nya ada berapa univ ?
  • Misal kita sudah dapat beasiswa LPDP, kita kan apply ke universitas yang dituju. Apabila universitas yang dituju menolak. Apakah bisa apply ke universitas lain dengan LPDP ?

A:

  • Ada pilihan universitasnya, untuk DN ada 150 lebih saya lupa berapa tepatnya, Untuk lebih jelasnya boleh dicek langsung di website LPDP.
  • Boleh, LPDP memberikan waktu 1 tahun untuk dapatkan Kampus

 

Q: Saya mau ikut yang S2 LPDP. Namun LoA baru keluar dibulan juni pada saat submit akun telah ditutup, Apakah harus ikut ditahun depan dengan LoA yang lama atau yang baru?

A: Kalau ingin mendaftar LPDP tidak harus menunggu LoA, jika semua persyaratan umum yang diminta sudah lengkap. LoA boleh ditunjukan saat wawancara setelah pendaftaran online.

 

Q: Apakah diharuskan memiliki pengalaman organisasi untuk bisa lolos beasiswa LPDP? Dan bagaimana kalau tidak memiliki pengalaman organisasi?

A:  Tidak harus memiliki pengalaman Organisasi, itu hanya nilai plus saja dan sebagai bahan pertimbangan juga saat terdapat nilai yang sama antara pendaftar.

 

Q: Terkait dengan beasiswa santri, Apa itu khusus pesantren modern atau umum?

A:  Ketentuan pesantren yang diminta LPDP sudah ditentukan kriterianya. More info cek di website LPDP untuk list kriteria pesantren.

 

Q: Beberapa bulan lalu ada alumni LPDP datang ke kampus saya. Beliau bercerita terkait alur tahap seleksi.  Disana beliau menjelaskan bahwa ada FGD. Mohon maaf FGD ada di tahapan apa? Lalu yang dibahas apa? Harus berbahasa inggris atau gimana?

A:  Pada intinya LPDP lebih mencari manusia-manusia yang Loyalitas terhadap negara. sehingga niatkanlah untuk negara karena Allah. utk FGD/LGD tetap ada di seleksi LPDP, Tahapan seleksi tersebut masuk ke tahapan seleksi subtansi,  yang terdiri dari LGD & Wawancara, yang dibahas sesuai tema yang diminta panitia seleksi, biasanya tentang tema terhangat di Indonesia. Untuk Dalam Negeri, bahasa yang digunakan bahasa inggris atau indonesia, biasanya min (50:50), sedangkan untuk Luar Negeri 100% English.

 

Setiap manusia membuat rencana seindah-indahnya, namun tetap semuanya itu ada campur tangan Allah SWT, oleh karena itu selain usaha dan kerja keras kita harus tetap berdoa yang banyak. Jangan pernah menyerah dan putus asa, semua ada jalannya. -Imat, 2018

Disadur Oleh:

Jamaluddin (Staff HLN MITI KM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now