7 cara untuk dapat ke luar negeri  selain kuliah
17/07/2017
SWU#2 Ngobrol Asyik tentang Start Up
06/08/2017

Oleh:

Riskayanti, SH.

(Awardee LPDP 2017)

Melanjutkan pendidikan ke lebih tinggi merupakan impian setiap pemuda, baik dalam maupun diluar negeri. Melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi merupakan salah satu cita-cita bangsa sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 31 “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya”. Salah satu bentuk dukungan dari pemerintah Indonesia kepada para pemuda yang mempunyai impian melanjutkan pendidikan adalah memberikan beasiswa studi yang sering dikenal dengan Beasiswa Magister & Doktor dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Beasiswa Magister & Doktor dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) sasaran bantuan program beasiswa ini adalah Warga Negara Indonesia yang berkemampuan akademik dan kepemimpinan yang tinggi dan lolos proses seleksi untuk melaksanakan studi pada program Magister dan Doktor dalam negeri maupun luar negeri. LPDP 2017 tahun ini hanya menggelar 2 kali periode yakni untuk LPDP Dalam Negeri 1 kali dan Luar Negeri 1 kali. Kuota LPDP pada dasarnya tidak ada batasan asal teman-teman lolos semua seleksi dan sesuai dengan nilai-nilai  LPDP.

Adapun jenis Beasiswa LPDP :

BPI REGULER

  • Magister Doktoral
  • Spesialis Kedokteran
  • Tesis Disertasi

BPI AFIRMASI

  • Masyarakat yang berasal dari daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal.
  • Masyarakat yang sedang mengabdikan diri pada institusi pemerintahan di daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal.
  • Alumni penerima beasiswa Bidikmisi.
  • Masyarakat berprestasi dari keluarga miskin.
  • Individu yang berprestasi dalam bidang Olimpiade Sains, Teknologi, Olah Raga dan Seni/Budaya di tingkat Nasional maupun Internasional.

Tips : Pahami booklet dengan baik dan persiapkan kelengkapan berkas secara rinci. Semua penjelasan mengenai beasiswa LPDP beserta persyaratan administrasi telah dijelaskan secara rinci melalui booklet. Bisa di download di www.lpdp.kemenkeu.go.id.

SELEKSI ASSESSMENT ONLINE (AO) : Tes Psikometri Online                    

(Tahap seleksi ini baru diperkenalkan oleh LPDP pada tahun 2017. Jadi pada saat panitia mengirimkan sekilas mengenai bentuk tesnya, sama sekali tidak ada panduan dari awardee terdahulu. Hanya banyak membaca literatur terkait jenis tesnya).

Berdasarkan email yang dikirimkan panitia, kurang lebih teman-teman harus mengerjakan 2 jenis assesmen yakni:

A. VMI (Values and Motives Inventory) adalah sebuah asesmen yang memberikan profil mengenai nilai-nilai dan motivasi yang menentukan seberapa besar energi atau upaya yang akan dikeluarkan seseorang di tempat kerja. Asesmen ini terdiri dari 122 item dan biasanya diselesaikan dalam waktu ±20 menit. Bentuk soal dan pilihan jawaban tes VMI. Pada test ini terdapat 5 pilihan jawaban yang bersifat tetap untuk semua pernyataan.

          Contoh:

          Seseorang harus patuh terhadap peraturan perundang-undangan.

  1. Sangat setuju
  2. Setuju
  3. Ragu-ragu
  4. Tidak setuju
  5. Sangat tidak setuju

B. 15FQ+ (Fifteen Factors Questionnaire Plus) adalah sebuah kuesioner yang dirancang untuk melihat      gambaran umum kepribadian seseorang. Tidak ada jawaban benar atau salah dalam menjawab kuesioner ini. Kuesioner ini terdiri dari 200 pertanyaan. Tidak ada batasan waktu namun umumnya orang-orang menyelesaikannya dalam waktu ±30 menit. Bentuk soal dan pilihan jawaban test 15FQ+. Pada test ini terdapat 3 pilihan jawaban yang bersifat conditional disesuaikan dengan pertanyaan.

       Contoh:

  • Orang mengenal anda sebagai orang yang kreatif/imaginatif?
  1. Benar
  2. ? (ragu-ragu/tidak tahu)
  3. Salah
  • Apakah anda seringkali mengeluh atas pelayanan publik yang tidak baik?
  1. Sering
  2. Kadang-kadang
  3. Jarang
  • Pertanyaan random

Kura-kura adalah hewan yang paling cepat di dunia?

  1. Benar
  2. ? (ragu-ragu/tidak tahu)
  3. Salah

Untuk pertanyaan tertentu, ada yang berulang. Pada dasarnya, hal ini dilakukan untuk menguji konsistensi dari teman – teman, apakah memang jawaban yang diberikan jujur berdasarkan nilai-nilai yang dianut ataupun kepribadian sesungguhnya dari teman-teman. Selain itu, dalam ketentuan waktu secara umum yang diberikan untuk mengerjakan kedua tes tersebut adalah 1 jam. Walaupun dalam salah satu tes yakni 15FQ+, menjelaskan tidak ada batasan waktu tapi sebaiknya dikerjakan sesuai dengan ketentuan umum.

TIPS : Jawab apa adanya sesuai dengan kepribadian teman-teman, bukan jawaban yang terlihat baik untuk dipilih ataupun menggambarkan kepribadian yang diinginkan. Sebelum tes, hendaknya meminta pandangan teman-teman terdekat dan keluarga terhadap kalian. Ini efektif untuk lebih mengenal diri kita sendiri. Tidak ada yang benar dan salah. Teman-teman mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurut panitia, yang lolos seleksi AO adalah karakter yang sesuai dengan nilai-nilai LPDP. Tapi tidak ada penjelasan lebih lanjut untuk itu. Tesnya masih baru jadi penilaiannya masih tertutup. Meskipun, berdasarkan literatur VMI dan 15FQ+ memang terdapat istilah low score dan high score, namun tidak berarti hal tersebut menjadi panduan bagi LPDP untuk memilih peserta yang lolos.

SELEKSI SUBSTANSI : Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing.

Setelah lolos seleksi AO, teman-teman berhak untuk mengikuti tes substansi yang terdiri dari:

  • On the spot essay writing (EOTS)

Saat tes, peserta mendapatkan kertas soal berisi 2 topik, yang salah satunya harus dipilih sebagai topik esai, Contoh:

  1. Jobstreet : Pencari kerja lebih menyukai perusahaan lokal daripada global.
  2. Survei UNESCO yang melansir minat baca orang Indonesia hanya 0,001%. Yang artinya dari 1000 penduduk, hanya ada 1 orang yang mau membaca.

Waktu mengerjakan 30 menit. Diawasi oleh 2 panitia dan 1 penilai.

  • Leaderless Group Discussion (LGD)

Kelompok LGD yang beranggotakan 8 orang harus melakukan diskusi berdasarkan narasi yang diberikan di sebuah kertas yang telah disediakan. Waktu membaca narasi sekaligus diskusi adalah sekitar 45 menit. Ada juga kertas disediakan untuk membuat catatan dan ini dikumpul. Diawasi oleh 2 psikolog sebagai tim penilai. Diskusinya dilakukan tanpa leader, namanya saja leaderless. (tanpa moderator dan notulen) karena semua anggota sama kedudukannya.

TIPS : Secara umum untuk EOTS dan LGD adalah perbanyak baca berita nasional/lokal baik di koran ataupun artikel dari web yang kredibel, termasuk juga menonton berita di TV. Kemudian setelah itu, membuat pemetaan masalah dan solusi untuk setiap permasalahan, kemudian merancang solusi berdasarkan background keilmuan, kalau misalnya topik tidak bisa diberikan solusi dari segi keilmuan, bisa dari segi umum/bidang lain. Untuk LPDP 2017, saat itu topiknya juga diambil dari masalah lokal di daerah-daerah tertentu. Namun juga ada beberapa yang berasal dari topik esai LPDP 2016. 

Secara khusus untuk EOTS, harus belajar cara menulis yang baik dan benar. Biasakan banyak membaca karya ilmiah di jurnal nasional/internasional, belajar cara menulis yang solutif dan menarik untuk dibaca. Untuk LGD, perbanyak latihan diskusi bersama teman-teman. Belajar berargumen sendiri dengan timer dan belajar mimik di depan cermin. Intinya harus percaya diri dan perhatikan hal-hal kecil misalnya ketika teman berpendapat harus dihargai dengan diperhatikan dan didengarkan, bukan sibuk dengan kertas catatannya ataupun menulis tidak jelas padahal teman sedang bicara. Proporsi waktu diskusi kalo bisa didiskusikan sebelum masuk ruangan, agar tidak ada yang lebih menonjol satu sama lain.

  • Wawancara

Semua pertanyaan interviewer pada umumnya didasarkan pada esai yang telah ditulis dan diupload saat seleksi administratif dan juga mengalir berdasarkan jawaban yang kita ucapkan. Yakni terdiri dari :

  • Kontribusiku Bagi Indonesia: Kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat/lembaga/instansi/profesi komunitas.
  • Sukses Terbesar dalam Hidupku
  • Rencana Studi

Pada saat sesi wawancara terdapat 3 interviewer, dengan komposisi 1 psikolog dan 2 dosen. Waktu wawancara beragam, bisa cepat atau lama tergantung dari interviewernya.

TIPS : Sebaiknya mempersiapkan pertanyaan dan jawaban dari setiap esai yang ditulis sebagai bekal wawancara. Buat simulasi wawancara, dimana teman-teman bisa menempatkan diri sebagai interviewer ataupun sebagai peserta. Latihan menjawab dengan tepat dan efektif. Pengalaman waktu wawancara, rata-rata interviewer menginginkan jawaban yang spesifik dengan contoh bukan jawaban yang umum dan abstrak. Belajar cara membangun komunikasi yang baik. Cara amannya sebelum LGD perbanyak latihan berargumen dalam waktu 1-2 menit untuk setiap sesi. Lebih dari itu  pasti anda akan di cap dominan oleh psikolognya bukannya baik tapi ini bisa jadi bumerang karena tidak menghargai orang lain buat berpendapat juga (karena dibatasi waktu jadi teman-teman harus susun strategi biar semua anggota tim dapat kebagiaan berargumen).

LPDP adalah salah satu beasiswa yg bisa menjadi referensi teman-teman buat melanjutkan studi. Ini adalah beasiswa dari Kementerian Keuangan.  Awardeenya kece2, gak serius semua, enak diajak sharing. Ayooo sama-sama membangun bangsa. #LPDP 2017 MENGABDI UNTUK NEGERI.

Disadur oleh:

Jamaluddin

Staff HLN MITI KM 2017

#IDM6

#HLN

#MITIKM2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buy now